SMK Ketintang “Tutup” karena adanya COVID-19

Sobat SKETSA, seperti yang kita tahu bahwa bahwa pandemi virus corona atau COVID-19 betul betul sangat cepat penyebarannya, bahkan tiap hari korban yang terkena positif covid-19 semakin bertambah. Begitu juga di Kota Surabaya, angka ODP yang terjadi di Surabaya begitu banyak sehingga Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawangsa dan juga Walikota Ibu Tri Rismaharani membuat kebijakan untuk meliburkan sekolah-sekolah di Kota Surabaya untuk melindungi siswa-siswi dari penyebaran covid-19.Surat Edaran dan keputusan baru muncul seiring meningkatnya korban positif covid-19, yaitu jadwal belajar di rumah peserta didik SMA, SMK yang sedianya berakhir pada tanggal 29 Maret 2020 diperpanjang sampai dengan 5 April 2020. Pengawas sekolah, Kepala Sekolah , Guru dan Tenaga Kependidikan pada SMA & SMK se Jawa Timur melaksanakan tugas dari rumah masing-masing hingga tanggal 5 April 2020 kembali melaksanakan tugas kantor tanggal 6 April 2020, UKK untuk SMK di Jawa Timur dibatalkan, dan penentuan kelulusan hingga kenaikan kelas. 

Di sekolah SMK Ketintang pun nampak sepi tiada siswa-siswi yang berkeliaran di Sekolah. Para guru sudah memberikan pembelajaran daring online sehingga siswa-siswi di rumah tetap diberikan tanggung jawab berupa tugas. Semoga pandemi covid-19 segera usai, kembali normal dan para tenaga pendidik maupun siswa-siswi dapat bertemu kembali dengan bangku sekolah.

SMK Ketintang “pamit” sementara, kami work from home dan kalian learn from home untuk kebaikan bersama demi memutus mata rantai penularan virus corona/covid-19. Secepatnya kita dapat kembali ke sekolah kita tercinta. Jangan bosan dirumah ❤

 

Tulisan ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.