Peringati HUT Pramuka, Siswa SMK Ketintang Diminta Mengembangkan Produk

Sumber: halloindonesia.net

Peringatan Hari Pramuka ke-58 menjadi istimewa bagi siswa-siswi SMK Ketintang Surabaya. Dalam peringatan ini, siswa-siswa diminta untuk meningkatkan kreativitas dalam mewujudkan karya.

“Teruslah berkreasi dan berkarya dalam wadah gerakan Pramuka,” kata Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Ketintang Surabaya, Agung Nugroho dalam sambutannya. Agung mengatakan, saat ini menjadi tonggak awal untuk membuat siswa-siswa menjadi lebih baik. Siswa diharapkan mampu memanfaatkan masa muda menjadi lebih baik, karena bagi siswa pengembangan kreativitas dengan hasil produksi positif merupakan hal yang sangat bagus. Apalagi, saat ini merupakan generasi yang sangat unggul, hebat, kreatif dan petarung. “Generasi saat ini bukan generasi pecundang, mari kita buktikan dengan produktivitas,” ujarnya.

Pramuka, ungkap Agung, telah menjadi kegiatan ekstrakurikuler wajib. Pramuka memiliki sejarah yang panjang dan menarik. Berikut fakta tentang Pramuka Indonesia. Pertama,  Sejarah Hari Pramuka Dunia. Gerakan kepanduan Pramuka awalnya dikembangkan oleh Lord Baden Powell. Powell awalnya membuat sebuah gerakan untuk membina kaum muda Inggris yang terlibat dalam berbagai tindakan kekerasan dan kriminal pada 1907. Kedua,  Jambore Pertama , dalam Buku Powell ternyata menginspirasi banyak orang untuk mendirikan gerakan Pramuka di berbagai belahan dunia. Tahun 1918 dia mendirikan organisasi yang disebut Rover Scout dan beranggotakan remaja.  Antusiasme yang besar pada buku dan gerakan kepramukaan yang dibentuknya ini dikukuhkan dengan diadakannya jambore dunia pertama kalinya di London pada 30 Juli-8 Agustus 1920. Ajang tersebut dihadiri oleh 8.000 anggota pramuka dari 34 negara. Dalam jambore tersebut Powell dinobatkan sebagai bapak pramuka dunia.

Tulisan ini dipublikasikan di Berita, Pramuka. Tandai permalink.