Peringatan Hari Kartini: “Jiwa Kartini di Generasi Milenial”

      Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April tersebut diadakan SMK Ketintang pada keesokan harinya. Hari Kartini juga diperingati sebagai bentuk penghormatan pada tokoh perempuan bernama Raden Ajeng Kartini atau RA Kartini yang telah berjuang untuk mendapatkan kesetaraan hak perempuan dan laki-laki di masa lalu. Acara senin kemarin (22 April 2019) berlangsung meriah dan seru di lapangan SMK Ketintang. Rangkaian kegiatan telah diakukan, dimulai dengan upacara peringatan Hari Kartini hingga berbagai lomba. Pada upacara Hari Kartini kemarin Ibu Ghani menceritakan sedikit kisah Kartini yang mana dulunya, Raden Ajeng Kartini pada saat umur 12 tahun harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.
      Karena Raden Ajeng Kartini atau RA Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Ia di pingit hingga akhirnya di jodohkan oleh orangtuanya dan sampai akhirnya  berkeinginan memajukan perempuan pribumi yang berada di status sosial yang rendah.
     
Setelah upacara, ada bebagai lomba yang dilakukan siswa-siswi SMK Ketintang, yaitu: 
1. Lomba Fashion show & make up
2. Flash mob
3. Lomba melukis tote bag
4. Lomba kebaya wishper challenge
5. Lomba fotografi

Tim Jurnalis juga akan menyediakan photo booth bagi mereka, siswa siswi ataupun Guru yang ingin berfoto atau berselfie bersama. Photo booth ini akan menjadi hal menarik untuk memeriahkan acara peringatan hari Kartini dimana di era milenial saat ini, karena bereksis didepan kamera adalah hal yang wajib.

Guru Milenial berfoto di photo booth yang disediakan Jurnalis.

Tulisan ini dipublikasikan di Berita dan tag , . Tandai permalink.